Sabtu, 25 January 2020

Halo semuanya malam minggu ini saya akan mengulas kegiatan saya dan teman teman hari ini mengunjungi salah satu desa penghasil rambutan terbaik di Tanjung Pandan, desa Ibul namanya.
Desa Ibul – asal muasal singkat
Nah sebelum saya membahas lebih lanjut tentang si rambutan ini saya akan bahas sedikit tentang Desa Ibul itu sendiri. Jadi untuk kesini kita membutuhkan waktu sekitar 30 sampai dengan 45 menit dari pusat kota Tanjung Pandan persisnya tidak jauh kita harus jalan kearah badau. menarik si menurut saya tentang tempat ini. ketika acara mulai kita disambut dengan musik gamelan dan pagelaran kuda lumping yang dimana menurut saya ini sangat tidak Belitung banget kan yah, usut punya usut Desa Ibul ini adalah salah satu desa transmigrasi penduduk mayoritas berasal dari Jawa atau biasa di singkat dengan Trans Jawa. Jadi beberapa puluh tahun lalu pemerintah Belitung menerima dengan sangat baik pendatang dari Jawa dan membantu mereka untuk bisa memiliki hunian di pulau penghasil timah ini, jadi bisa dikatakan Desa Ibul ini adalah pembuktian bahwa pulau Belitung adalah pulau yang ramah dengan pendatang. ini lumayan menjawab keheranan saya si kenapa sambutan dan penampil semua menggunakan adat jawa dari gamelan, lagu dan lain lainnya. dan oiya disini dialek penduduknya masih sangat medok loh berasa “feels like home” – preeet…!

Eiits bukan itu saja sekedar informasi Desa Ibul ini bukan trans place satu satunya loh di Belitung sebelumnya juga sudah ada Trans Bali di daerah Sijuk dan mungkin juga ada kampung spesial bagi warga pendatang yang lain yang sepertinya sama tertarik untuk cari tahu lebih lanjut. Oh iya menariknya lagi pemerintah Belitung konon memberikan juga bekal non materi yaitu bibit buah salak dan bibit buah Rambutan yang diberikan kepada penduduk untuk bisa menjadi bekal becocok tanam. Dan setelah dijalankan ternyata bibit buah Salak tumbuh tidak baik di tanah Desa kecil ini tapi lain hal dengan buah Rambutan tumbuh dengan subur di desa ini. Nahh dari sini deh asal muasal Desa Ibul ini memiliki banyak sekali pohon rambutan dan boleh dibilang penghasil buah rambutan terbaik di Belitung.
Festival Rambutan Fiesta – Lanjuuut

Oke cukup dengan filosofi nya Desa Ibul jadi.. acara ini adalah kali pertama acara yang digelar oleh dinas pariwisata Kab. Belitung untuk mengenalkan kepada wisatawan dan juga seluruh warga Belitung bahwa Belitung adalah tempat yang kaya akan hasil bumi. Ini acara adalah rangkaian acara kedua yang sebelumnya juga ada Festival Ngerepak Durian (RED – Festival Membelah Durian).
Untuk enjoy di acara ini tidak dipungut biaya alias gratis kita bisa melihat berbagai macam stand makanan di kanan kiri dan tentunya mayoritas makanan adalah berbahan dasar Rambutan. Acara ini dibuka oleh bapak bupati belitung (gakusah saya sebut namanya yah pasri udah pada tahu) dan menyajikan penampilan menarik dari pelaku seni lokal desa Ibul, dan juga kamu bisa melihat aneka demo masak dari hotel hotel ternama di Belitung ada Max One, Biliton, dan the one and only BW inn dan BW suite Belitung. Unik sekali masing masing Pelaku hotel menyajikan makanan makanan unik berbahahan dasar buah rambutan, untuk BW Hotels sendiri menyajikan beberapa menu seperti : Rujak Manis Pedas Rambutan, Pudding pelangi rambutan, manisan pedas rambutan dan gorengan rambutan ala BW.. weeeww banyak yah… dan menu ini dicicipi langsung oleh pak Bupati lohhh… dan respon dari beliau sangat positif dan bagus sekali. “aduh.. ini enak sekali saya suka sekali, mudah mudahan menu ini bisa ditampilkan di menu penutup di hotel bw yah” begitu sebut beliau saat mencoba hidangan terakhir yang di coba yaitu goreng rambutan.



Jadi seperti itulah keadaan stand kami di acara ini. dan sebagai tambahan informasi di acara ini juga ada makan Rambutan sepuasnya yang dimana kamu hanya membayar kontribuai sebesar 15rb saja kamu sudah bisa ikutan loh.. kalau kualitas rambutannya disini betul betul bukan kualitas kaleng kaleng guys… really really really sweet… hampir saya makan satu baskom rambutan ini tidak ada yang kecut semuanya maniiiiiiiissssssssss!!!!! kalau ditanya abis berapa buah.. hahahaha suka ngerasa malu sendiri sama perut šš pokoknya semuuanya merah manis dan teksturnya itu loh beddddaaa dari rambutan rambutan yang pernah ada.. eiiits tapi ini hanya makan di tempat yah.. dak kuang (Tidak boleh – Red) dibawa bungkuss… hahaha tapi jangan sedih. untuk beli Rambutan di sini disediakan kok kalau mau bawa pulang satu kilonya hanya 10rb sajah anyway yang belum sempat datang hari ini jangan sedih acara ini masih digelar sampai besok yah hari minggu tanggal 26 Januari 2020, kalau hari ini disediakan satu ton buah rambutan besok katanya akan disediakan sekitar 2 ton rambutan. ayok tunggu apalagi besok yang libur melipir kesini siapin perut kosong dan topi yah teman teman karena cuaca lagi panas panasnya.
Masukan untuk event selanjutnya
Katanya si kan akan ada festival festival buah lainnya di waktu dekat seperti manggis dan mangga, kalau dari kemasan acara ini boleh saya bilang acara ini lebih well prepared kalau di bandingkan dengan acara ngerepak durin pekan lalu dan juga pengunjung juga lebih bervariasi dari berbagai daerah bahkan ada beberapa tamu hotel mampir lebih banyak semoga di acara selanjutnya lebih dipersiapkan lebih matang lagi seperti tempat cuci tangan yang lebih proper, variasi acara dan mungkin kipas angin kali yah hehehehe, ini semua kan demi kemajuan pariwisata Pulau Belitung tercinta
Well well well,,, that’s all ulasan amatir saya tentang acara Festival Rambutan Fiesta ini. Terimakasih sudah membaca dan mampir blog saya.. semua jenis masukan bersifat membangun dan informatif please let me know… Gong Xie Fa Cai untuk semua sahabat amatir yang merayakan. XOXO



