Featured

Salam kenal, Nama saya JUKI

Be yourself; Everyone else is already taken.

— Oscar Wilde.

Hi salam kenal nama saya Juki, ini sebenarnya bukan nama asli, saya juga entah dapet darimana waktu itu temen saya panggil saya Juki. Singkat cerita nama asli saya itu kan belakangnya ada nama Ismail nahh salah satu teman saya nyambungin tuh nama belakang saya dengan nama salah satu Tokoh indonesia “Ismail Marzuki” se simpel itu si akhirnya mereka panggil saya Juki. Tidak spesial banget yah hahahahahaha

Selamat datang di tulisan saya yang pertama, mohon maaf ini yah sebelumnya saya terhitung masih baru sekali dalam dunia tulis menulis. Sebenarnya si udah lama banget pengen nulis terinspirasi dari karakter Carie Bradshaw di Sex and The City ——alaaaaaah…! tapi tidak pernah terealisasikan karena bingung mau nulis tentang apah, mau nulis tenatng kehidupan S*x teman teman kan gak mungkin yah secara waktu itu umur saya belum genap umur Baligh!!!hehehehhe. So akhirnya tercetus ide menulis itu hari ini setelah saya melihat postingan seorang ibu ibu rempong salah satu tamu saya di hotel tapi saya lupa namanya. panggil saja ibu itu “Mawar” nahh si Ibu me review dengan detail mengenai kepuasan pelayanan hotel tempat saya bekerja. Al hasil muncullah kembali jiwa narsis ini terpanggil, saya memang golongan introvert yang lumayan narsis bin Nazis si.

Okeh blog saya ini akan banyak sekali “insyallah” membahas tentang perjalanan saya sebagai traveller tanggung dan amatir (jukitheamateur-RED) baik di dalam dan di luar negeri secara kan yah 2 tahun lalu saya baru resmi punya passpor baru,, yyyyyeeeaaa jadi sepertinya wajib gitu yah minimal setahun sekali jelong jelong keluar negeri sebelum masa berlakunya habis.

Sebagai traveller amatir pastinya banyak banget kendala kendala maupun suka duka yang saya alami selama perjalanan. dan di blog ini (gaya euy “blog”) saya akan kupas tuntas ke amatiran dan kerempongan saya sebagai seorang traveller amatir.

Yuk lah Simaaaaaaak……! XO

Somewhere In Palawan Filipina

This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

Hotel Kapsul Bandara -Hotel Praktis dan Murah di Terminal 2D

Digital Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta

Pasti semua teman teman pada bete yah kalau kita udah buru buru kejar penerbangan tiba tiba sampai airport ada pemberitahuan last minutes kalau penerbangannya ditunda besok pagi, beneran yah ini rasanya kentang banget sampai ubun ubun. Tapi kali ini saya masih bisa terima alasannya karena kebetulan isu covid 19 lagi siaga di momen tanggal saya terbang pada tanggal 15 Maret 2020 dan katanya banyak beberapa flight yang kuotanya di gabung jadi satu atau semacamnya lah gitu, jadi saya harus legowo untuk bisa mengerti. Yang saya tidak bisa terima adalah maskapai pilihan saya yang satu ini hanya menyediakan kompensasi makan malam dan juga ruang tunggu yang seadanya hanya ada beberapa sleeping coach dan kursi kursi untuk istirahat saja dan itu sepertinya terbatas tidak untuk semua penumpang. Alhasil saya makin parno donk, di tengah isu covid19 ini yang memang saat itu baru 5 positif di indonesia kita para penumpang disuruh berkumpul di satu ruang tunggu itu, well well akhirnya saya cari option untuk istirahat di tempat lain yang lebih aman lah tidak masalah keluar modal sedikit untuk menghindari kerumunan dan yang menjadi pilihan saya adalah Aplikasi TRAVELOKA dan gerak cepat jari jemari ini search Hotel Murah Bandara Terminal 2 daaaaaan trriing tong munculah beberapa pilihan salah satu yang menarik perhatian adalah Digital Hotel Airport – Capsule Bandara Soekarno Hatta. Dan disini saya akan berbagi dengan kalian dari proses check in, pengalaman menginap dan lain lain nya. Jadi hayuk disimak :

Capsule View

Hotel digital atau yang biasa kita sebut sebagai Hotel Kapsul satu ini boleh menjadi salah satu pilihan kalian kalau sedang terjebak di situasi yang sama seperti saya diatas atau situasi lain yang dimana kamu harus menunggu lama untuk penerbangan kamu. Letaknya persis di sisi kiri Terminal 2D pintu masuk. Kalau dari luar kalian cari pakai map pun agak susah yah jadi memang harus masuk dulu ke Gate 2 di terminal 2D persis di sebalah paling kiri check in counter Bandara untuk sampai ke front desknya!

Photo di depan barak kamar

Proses check in sendiri berjalan sangat mulus dengan dibantu oleh petugas front desk, tinggal tunjukin sama mereka booking ID kita dari aplikasi dan siapkan uang 50rb untuk jaminan kunci yang akan mereka kembalikan ketika check out (receiptnya simpan ya) dan mereka akan langsung check dan dalam hitungan kurang dari lima menit kita sudah diberikan kunci, sandal, nomor locker dan wifi password. Yang harus kita perhatikan saat memilih proses check in adalah sebagai berikut :

  1. Pilih tipe kamar ada beberapa tipe kamar antara lain yang berbentuk kapsul dan sleeping coach kalau tidak salah yang berbentuk sleeping coach ini hanya tersedia di Terminal 2.
  2. Pilih durasi menginap, ini bedanya hotek transit dengan hotel hotel lainnya, kita bisa memilih berapa jam kita mau menginap ada pilihan dari minimum 6 jam, 9 jam dan all day. ini bisa kita pilih sesuai kebutuhan kita disesuaikan dengan jadwal penerbangan kita
  3. Hotel kapsul ini tidak menyediakan peralatan mandi seperti sabun, shampoo maupun sikat gigi termasuk juga handuk jadi kita harus prepare pribadi (bisa request tapi sepertinya ada biaya tambahan)
  4. Jaga keamanan barang barang kita baik yang di kamar, di locker dan juga ketika kita berada di kamar mandi karena kamar mandinya sharing (tapi cukup banyak pilihan kok)
  5. Jangan Berisik karena semua kamar tidak kedap suara dan sangat dekat from one to another.
  6. Set your alarm! jangan terlarut boboknya karena terlalu nyaman yah 🙂

Kesan pertama yang muncul ketika masuk lorong hotel kapsul ini adalah wow sangat berwarna, anak muda banget dan setiap sudutnya pas untuk dibilang INSTAGRAMABLE! kita bisa selfie atau ambil foto hampir di setiap sudut kecuali di toilet yah hahahahaha! standar aja sama kayak locker atau toilet di mall berbintang tapi bersih kok tenang aja dan tidak ada salahnya juga yah disarankan kalian bawa disinfektan sendiri agar berasa lebih aman. Oh iya kunci kamar dan juga kunci locker menggunakan kunci yang sama ya jadi pastikan kamu bawa kunci kamar kemana mana ketika mau buka loker atau buka kamar kapsulmu,

Suasana Toilet!

Kalo ngomongin kamar atau tempat tidur boleh dibilang cukup lebar lah buat saya yang memang punya badan berukuran mini rasanya cukup pilih yang tipe standard. kalau kamu punya badan yang agak sedikit berisi pastikan pilih yang tipe Alpha! no hard feeling yah mendingan saya kasih tau di awal kan daripada gakbisa tidur karena susah gerak 🙂

Boleh saya bilang si fasilitas di dalam kapsul lumayan cukup lengkap seperti hotel pada umumnya seperti TV, AC, Bantal, Penerangan yang cukup dan kasur yang nyaman pastinya. Hanya saja di sediakan headphone untuk denger siaran TV seperti halnya juga dengan hotel kapsul lain untuk menghindari kebisingan. Bisa juga tuh heaphone nya kita gunakan untuk tutup kuping kita karena kalau kapsul sebelah kita ngorok atau grasak grusuk itu masih kedengeran dengan sangat jelas… hahahah kalau saya si udah siap siap bawa penyumbat kuping jadi aman no headphone needed!! tapi awaaas nanti bablaaaas gak denger alarm.. Tapi gak usah takut info saja sama front desk kita minta di bangunin jam berapa. Amaaan jaya kok 🙂

Jangan lupa pas lagi di dalam kapsul ambil selfie sebanyak banyaknya yah, hahahah jujur ini kapsul yang lucu banget kita bisa atur warna warni cahaya arau gelap sekalipun kita bisa atur sesuka hati, berasa lagi tidur di kamar barbie loh ya… tapi well kalau udah kecapean matiin aja lampunya ya kaan…

Kalau dari sergi harga si, boleh saya bilang masuk akal lah, 6 jam itu berkisar 250rb an dan karena saya pilih all day saya harus keluarkan kocek sekitar 320rb per malam. Dan enaknya kalau lo stay disini tidak perlu khawatir lagi akan ketinggalan pesawat ataupun bingung mikirin kendaraaan apa atau buat janji dengan airport shuttle atau semacamnya untuk sampai airport. Toh tujuan kita itu kan sama buat istirahat bukan buat liburan jadi saya sarankan mending pilih hotel hotel seperti ini. Dan perlu di note hotel kapsul ini tidak meyediakan free sarapan dan F&B lainnya, kalau kita laper kita bisa ke resto atau cafe yang ada di pintu keluar dari hotel kapsul ini yang buka 24 jam dan juga dekat hanya beberapa langkah saja di pintu keluar (persisnya dekat dengan locker).

Proses check out berjalan lancar dan gak sampai 3 menit hanya kita tunjukan receipt ketika check in tadu dan mereka akan langsung kasih uang jaminan kunci yang sebelumnya kita sudah titipkan sebesar 50rb. kalau semua sudah beres konter check in maskapai kita di bandara ini udah didepan mata cuman 10 langkah (untuk terminal 2D yah).

Sepertinya itu saja yang bisa saya share untuk pengalaman saya menginap di hotel kapsul ini, mudah mudahan bisa berguna informasinya dan menjadi pertimbangan dan bahan pilihan kamu ketika sedang terjebak di airport dan mau cari tempat istirahat yang nyaman. Jangan lupa share dan komen jyuga silahkan, tetap jaga kesehatan dan semoga kita semua terhindar dari bahaya virus dan bisa melalui fase new normal ini dengan lancar dan bijak yah! See Ya

Satu Hari Ceria Bersama Gajah di Maerim Elephant Sanctuary Chiang Mai

gajah gajah cantik di Maerim Elephant sanctuary Thailand

Di perjalanan terakhir saya kali ini di Thailand saya memutuskan untuk membeli salah satu paket tour terpisah yang saya beli langsung dari “klook” app dan alhamdulilah akhirnya saya mendapatkan satu pilihan wisata yang asik dan kalian juga wajib datengin kalau lagi mampir di Chiang Mai, Thailand. “Maerim Elephant Sanctuary” atau klik di http://maerimelephantsanctuary.com/ di tempat ini kamu bisa memilih berbagai macam aktivitas dari yang half day full day sampai ada juga yang menginap.

Tenang saja buat yang tidak tahu tempatnya dimana jangan khawatir akan tersesat atau ribet, karena ketika kita membeli paket tour ini sudah dipastikan mereka akan jemput dari hotel kita dan juga setelah selesai aktivitas juga mereka akan drop kita kembali ke hotel. Dengan kendaraan traditional Thailand Tuk Tuk pastinya! seru kaaaan???

Baiklah saya coba detailkan satu persatu yah perjalanan penutup yang luar biasa ini :

Teman Teman Baru Para Pecinta Gajah

Di hari kunjungan kita, kurang lebih sekitar jam 9 pagi sudah sampai di lokasi kita akan diminta ganti baju dengan satu stel kostum ala ala petani gitu yang minimalis tapi comfy lah pokoknya setelah itu kita akan mendengarkan arahan dari pemandu wisata kita yang super friendly dia akan memberikan informasi do’s and dont’s nya ketika kita sedang ada disini. Well secara singkat aja si perkenalan ada berapa gajah dan nama gajahnya ada siapa aja.

Setelah itu kita akan di arahkan untuk ambil pembekalan untuk kasih makan gajah seperti pisang dan labu yang harus kita masukan ke tas kita masing masing dan pastikan tas kita full yah dengan semua pembekalan tadi. setelah itu kita langsung deh ketemu dengan yang bintang utamanya, yup para gajah gajah lucu dari segala macam ukuran. Sebagai informasi saja si gajah gajah disini adalah gajah yang berhasil ditebus atau diselamatkan dari kepemilikan liar dan juga dari kepemilikan circus illegal.

Selama kurang lebih 45 menit di sesi pertama semua gajah yang ada disini akan dikumpulkan untuk kita kasih makan bersama sama dari pembekalan yang sudah kita punya tadi, sampai benar benar semuanya abis. Setelah pembekalan semua habis lalu kita akan diminta untuk mencari rumput2 kering atau ilalang untuk tamabahan makanan mereka, tapi hati hati guys ketika ambil rumput rumput ini kita harus di dampingi oleh yang sudha ahli yah, karena tekstur dari rumput ini kering dan keras dadi kalau tidak hati hati bisa kesayat kulit kita.

rumput kering untuk makanan tambahan si Gajah

Di dalam aktivitas ini pastikan semua handphone dan dompet dikantongi atau ditinggal aja di locker yang sudah di sediakan. Aduhh kalo mau ambil foto selfie selfie sama gajahnya gimana donk??? hahahah tenang tenang mas bro santaaaaai… di setiap sudut ada lokal photographer yang akan mengambil foto kita secara “candid” yang akan foto kita sebanyak banyaknya dan kamu bisa minta mereka foto kamu kapanpun dan sebanyak banyaknya. Dan hasil fotonya bisa kamu beli di akhir kunjungan hanyak dengan sekitar 500 baht kamu udah bisa dapet satu album dari foto awal hingga akhir kunjungan.

sesi foto selfie dengan Gajah

Nah setelah semua makanan a.k.a memebrikan sarapan kepada gajah gajah di tempat ini, pengelola mempersilahkan kita untuk acara bebas bercengkrama atau beramah tamah dengan memeluk mereka mencium hingga ajak gajah ngobrol juga bisa kok ternyata gajah ini mengerti bahasa sentuhan kita, selfie hingga berbincang bincang dengan pengurus lokal untuk lebih mengenal masing masing dari gajah yang ada disini.

Yang bawa anak kecil disini juga ada kids corner yang lucu dan berbeda dari biasanya dan ramah adek adek, jadi boleh dibilang tempat ini bisa buat semua umur.

Expect the unexpected! gajah ini hewan yang sangat ramah dan murah senyum jadi kita juga jangan lupa menikmati itu yah, sentuh bagian apa saja dari gajah untuk semakin mempererat hubungan emosional kita, seperti yang saya lakukan yang ada foto di atas, saya mencoba untuk menyentuh bagian terlembut dari gajah,,, tebak apa?? yupp LIDAH! Oh Mai Gawwd!!! gak pernah rasanya merasakan perasaan yang seperti ini sebelumnya their are sooo soft and and warm 🙂 dan yang paling saya suka ketika kita sentuh lidahnya bukan mereka jadi marah malah tambah seneng dia kejingkrakan.

Setelah session pertama selesai kita akan dipersilahkan untuk kembali ke pendopo untuk istirahat dan makan siang. Daaaannn di luar dugaan kalau kamu mengharapakan makanan buffet besar ala hotel welll kalain salah besar. We are going to cook our meals by our self!!! and its sooooo exciiiiiitiiiing!!!!!

Kita akan di ajarkan bagaimana cara membuat soto ayam ala Thailand oleh pemandu wisata disini (sudah termasuk dalam paket). dari meracik bumbu hingga memasak semuanya ke kuali dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 menit! Dan boleh saya bilang ini adlaah pengalaman kuliner paling enak yang pernah saya rasakan selama saya travel. dan rasanyaaaaa… OH MY GOD!!!!!! maknyuuuuuussssss!!!!! tapi sayang sekali saking serunya sesi makan siang ini saya sampe lupa ambil gambar, karena jujur baru kali ini makan lahap bener sampe nambah 2 mangkok jadi total 3 mangkok soto ayam hahahahahahahahha (please do’nt judge my tummy) 🙂

cooking class with the master – this picture belong to http://maerimelephantsanctuary.com/
cutting banana tree

Nahh setelah kelar makan siang kita, kita akan bersama sama di ajak untuk naik tuk tuk lagi ke salah satu kebun warga lokal untuk mengambil pembekalan makan siang untuk para gajah gajah tadi, well di sini satu orang wajib potong satu pohon pisang yang sudah tidak berbuah untuk dibawa ke tempat gajah yang tadi. Kita akan dibekali parang dan juga siapkan tenaga yah karena disini kita hanya dibantu doa oleh pemandunya jadi kita akan potong sendiri pohon pisangnya.

Setelah itu kita bawa pohon pisang yang tadi kita potong untuk dimasukan ke dalam tuk tuk bersama dengan pohon pisang teman teman yang lain. Lahh terus kalau pohon pisangnya di masukin ke tuk tuk kita naik apa ke tempat semula… ahahahha itu dia pertanyaan saya.. dan syuurpriseee kita akan diminta duduk diatas mobil / tuk tuk karena di dlaam tuk tuk sudah penuh dengan pohon pisang (masih bisa si muat sekitar 3 sampai 4 orang didalam, tapi biar berasa adventure nya cobain duduk diatas tuk tuk yah biar serrrruuuuu!!!!!!

tuk tuk hop hop

SET and GO! kita akan di ajak naik tuk tuk ini untuk keliling kampung sekitar sebelum kembali ke tempat kita semula untuk kasih makan siang gajah tadi. Setelah sampai di tempat semula kita akan jalan bersama sama dengan para gajah ke tempat yang berbeda dari tempat sarapan tadi kalau bahasa daerahnya mah “ngangon gajah” atau ngegiring gajah buat pup dan siap siap makan siang.

Dari satu pohon yang tadi sudah kita tebang tadi sebetulnya yang dimakan oleh gajah gajah tadi adalah bagian tengah atau bagian terdalam dari pohon pisangnya saja, nahh terus siapa yang akan kupas sampe ke bagian terdalam “kedebog” pisang tadi? Tenang mas brooo ternyata si Gajah ini udah fasih benar cara ngupas pohon pisang tadi menggunakan belalai dan kaki nya. Kalau masih kurang juga kita bisa ambil kembali ilalang atau reremputan kembali untuk makanan tambahan mereka.

Di sesi makan siang ini kita juga akan diajak untuk cobain kedebog pisang tadi dan walaupun saya memang tumbuh dan besar di kampung di Cirebon yang dimana banyak juga pohon pisang serupa belum pernah makan isi dalaman pohon pisangnya hahahahha, di tempat ini kita di minta untuk coba dan dengan kecap dan diluar dugaan ternyata emang rasanya enak hehehehehehhe coba tau dari dulu yah 🙂 bisa buat jadi lauk.

Oh iya sekedar informasi saja nih yah, ternyata banyak yang memanfaatkan PUP atau Kotoran gajah ini sebagai mushroom loh. dan katanya salah satu golongan mushroom paling kuat dan kualitas terbaik, mushroom kotoran gajah ini juga populer di tempat tempat lain seperti di Bali dan di Vietnam! but better cari aman mendingan gakusah coba yah guys karena bersifat memabukan dan menimbulkan kecanduan alias MABOK!

setelah sesi makan siang kita dieprsilahkan untuk istirahat kembali sambil menikmati pemandangna gajah gajah ini sedang istirahat juga. Oh iya di sesi ini juga kita di perbolehkan untuk minum dan jangan lupa kalau penasaran mau endus dan coba cium aroma PUP gajah tadi juga boleh loh! and you know what? YESS We all DID IT!!! and it smelled not so bad kok ternyata!

Mandi lumpur dengan Gajah

Prepare your swimsuit ON and Getting Muddy Mud!!!! – Yay ini saatnya memanjakan si gajah setelah kenyang makan siang, kita giring gajah gajah tadi ke kolam lumpur untuk bermanja manja ria ala ala luluran. disini semua gajah diminta untuk bobok santai dan kita oleskan lumpur di seluruh bagian tubuih gajah tanpa terkecuali. Sumpah ya ini fun banget dan terserrrrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!! semua wajib nyemplung yah karena kita juga kalau mau main lumpur dan lulur luluran manjah disini juga boleh, dan serunya disini semuanya kita saling lempar2an lumpur dan makin get in touch dengan yang lain!

Setelah puas main lumpur sekitar 30 menitan kita dipersilahkan untuk melakukan acara bebas dengan teman teman lain untuk saling mengoleskan lumpur ditubuh kita masing masing atau ditubuh pasangan kita juga mangga.. and This was the steamiest activities of the day hahahahhahaha lebay! Setelah puas main lumpur kita akan dibawa dan juga para gajah di giring ke sungai untuk di bersihkan dan mandi bersama sambil main beberapa permainan dengan teman teman yang lain dan juga para gajah pastinya! Tidak usah takut karena sungainya tidak terlalu dalam kok, paling dalam hanya seoundak orang dewasa.

Ini adalah session terakhir dengan para gajah dimana kita harus bisa all put dan lepaskan semuanya, ada sesi ice breaking yang diberikan dan juga photo group bersama dengan semua teman teman pecinta gajah yang satu group dengan kita! gunakan waktu terakhir ini untuk saling mengenal lebih dalam dan juga ambil foto sebanyak banyaknya!

Setelah sesi ini kita akan say sayonara kepada semua petugas dan pemandu dan juga dengan gajah tentunya sebelum akhirnya kita akan di arahkan untuk bilas badan sebentar dan nyemplung sama sama untuk menikamti kolam renang sambil bermain dengan teman teman yang lain seperti main voly air, atau sekedar minum minum di pool bar juga untuk rileks sambil menunggu waktu senja sebelum akhirnya kita akan kembali ke hotel dan acara sudah selesai!

Kalau kita membayangkan kita akan mununggangi gajah atau melihat pertunjukan gajah melakukan kegiatan yang berat berat seperi di pecut atau main api, hahaha sepertinya bukan disini tempatnya. Tempat ini hanya akan membawa kita bermain bersama, kasih makan, dan mengenal lebih jauh dengan gajah gajah yang ada dan sisanya kegiatan yang memberikan kesenangan baik buka kita maupun baik untuk gajah itu sendiri. Gimana tertarik untuk coba pengalaman ini? well kalau tertarik silahkan saja kunjungi website resmi mereka atau buka aplikasi KLOOK kalian untuk cari tahu harganya yang dimana selalu berbeda beda setiap musimnya tergantung dari jumlah kunjungan dan hari yang kita pilih, kalau untuk saya hari ini satu pax sekitar IDR 650RB (fullday activities) saya pesan melalui aplikasi KLOOK ya kalau agak sedikit mahal yah anggap saja kita beramal sekalian membantu pengurus lokal untuk memberikan makan dan juag perawatan hutan tempat gajah gajah ini tinggal karena semua dari hasil tiket yang kita beli 100% full untuk biaya perawatan dan pelestarian lingkungan setempat! okey dokey? tunggu apalagi buka aplikasi KLOOK kalian dan rencanakan perjalanannya!

Hal hal yang harus di siapkan sebelum berkunjung kesini :

Sun Block lotion, bikini / swimsuit atau Celana Pendek, baju ganti, alat alat mandi seperti sabun, shampoo dan body lotion, topi dan sendal juga yah! Handphone tidak mandatory yah apalagi selfie stick (big NO NO!) karena sudah ada photographer handal yang akan bantu ambil foto kita!

Bhaiklah itu saja review saya untuk perjalanan terakhir saya di Thailand jangan lupa untuk like artikelnya dan boleh di share ke teman teman kamu juga. Untuk segala masukan dan pertanyaan boleh komen dibawah atau silahkan DM saya di instagram di @jukitheamateur . Terimaksih sudah menyempatkan waktunya untuk baca dan sampai ketemu lagi di ulasan saya selanjutnya di perjalanan saya yang lain! XO XO

CHIANG MAI – Destinasi penutup di Thailand yang tidak boleh dilewatkan

Chiang Mai disebut sebut sebagai ancient capital city of the Lanna Kingdom. Kota ini sangat populer di mata turis dan sangat di agungkan oleh masyarakat lokal karena sarat akan sejarah kuno dan banyak kuil kuil bersejarah yang dapat kita kunjungi di dalam satu kota ini. Kota ini bukan hanya sekedar kota tua biasa tapi sangat hidup dengan berbagai pilihan tempat wisata yang sangat bervariasi dari yang modern dan juga yang bersifat edukasi. Destinasi destinasi yang bisa kita kunjungi anatar lain :

Wat Suan Dok – Tempat dimana anggota keluarga kerajaan Chiang Mai di abadikan. Taman makam yang disucikan ini termasuk yang wajib kamu kunjungi. komplek pemakaman ini masih aktif dan sangat dijaga keasliannya dari dulu hingga sekarang

Wat Phratat Doi Suthep – Selanjutnya adalah Wat Phrata Doi Suthep, banyak yang bilang jangan bilang sudah ke Chiang Mai kalau belum mengunjungi kuil yang satu ini. Kuil yang terletak di ujung utara Thailand ini menjadi destiunasi wisata yang tidak pernah sepi pengunjung dan kuil ini dijadikan sebagai kuil yang paling disucikan di Thailand. Ada pdua pilihan tiket yang bisa kamu pilih ketika mengujungi kuil ini, menggunakan tangga atau menggunakan escalator. well saya memilih menggunakan tangga dan harus menaiki sekitar 306 anak tangga untuk sampai di kuil ini dan benar saja saya memilih opsi yang tepat karena sepanjang anak tangga saya bisa melihat relief indah yang dihiasi oleh mitologo Raja Naga dan bisa beramah tamah dengan warga sekitar sepanjang anak tangga.

Ketika berkunjung ke kuil ini jangan lupa yah mampir untuk minta diramal, disana ada biksu yang stand by berdoa dan bisa mengarahkan kita untuk mengocok nomor ramalan didalam suatu wadah dan nomor itu dipercaya menunjukan kemana arah nasib kita menurut ramalan buddha.

Untuk explore kuil yah dibutuhkan sekitar 30 menitan lah pas sampai diatas, di puncaknya kita akan bisa liat pemandangan kota Chiang Mai dari atas, mayoritas pemandangan yang di sajikan berupa landscape pegunungan. Setelah puas berkeliling dan ambil foto di sekitar jangan langsung pulang ke hotel dulu gak afdol kalau tidak jalan jalan dulu di sekeliling ada beberapa pilihan jajanan yang bisa kita coba, salah satunya jangkrik goreng, ulet goreng bahkan ada yang jual tikus bakar juga lho… silahkan!! heheheh

Dan oiya kalau sudah disini jangan lupa mampir juga ke Sankampang Street di tempat ini ada tempat yang bisa kita di ajak lihat proses pembuatan kain sutera dari ulet sampai menjadi baju atau kain. Disampingnya gak jauh juga ada pusat aksesoris yang memperlihatkan kita cara pengolahan Batu Mutiara ala Thailand dan dijamin keasliannya – buat yang lagi cari cincin tunangan atau perhiasan asli langsung dari pembuat wajib banget mampir kesini.

Berikut opsi lain destinasi wisata di Chiang Mai yang layak kamu dan keluarga datengin (sorry gak bisa saya jelasin satu satu) :

Muay Thai (Thai Boxing) – tersedia di pasar malam kota tua Chiang Mai

Chiang Mai Cabaret mulai jam 21.00

Thai Cooking Class (ini salah satu pilihan paling populer terutama bagi yang pecinta kuliner dan doyan masak)

Warorot Market – Pasar malam di Chiang Mai yang tidak pernah sepi katanya dan di dalamnya banyak foodcourt ringan kantong dan banyak pilihan club dari straight club, lady boy club, Lesbian and Gay Club juga disini pusatnya) well well saya cuman cobain makan di foodcourtnya aja udah banyak lady mas mas yang slewiren tapi mereka ramah ramah turis kok jangan khawatir 🙂

QUEEN SIRIKIT BOTANICAL GARDEN (ini biasanya kesukaannya ibu ibu yang doyan berkebun dan yang mau hunting foto foto bunga bunga an unik yang tidak ada di tempat lain)

MAERIM ELEPHANT SANCTUARY – Spesial untuk yang ini saya akan tulis lebih lanjut di blog terpisah mengingat ini adalah perjalanan penutup dan menurut saya yang paling berkesan selama kurang lebih 9 hari saya di Thailand! pantengin terus dan tunggu postingan saya selanjutnya tentang yang satu ini!

Terimakasih buat yang sudah sudi baca review amatir saya tentang kota exotik Chiang Mai, sampai ketemu lagi di ulasan saya yang terakhir tentang liburan saya di Thailand. Masukan membangun dan saran saran lain please welcome to contact me to my email at holiexzismail@yahoo.com atau boleh DM ke instagram saya di @jukitheamateur see you soon

Terimakasih buat yang sudah sudi baca review amatir saya tentang kota exotik Chiang Mai, sampai ketemu lagi di ulasan saya yang terakhir tentang liburan saya di Thailand. Masukan membangun dan saran saran lain please welcome to contact me to my email at holiexzismail@yahoo.com atau boleh DM ke instagram saya di @jukitheamateur see you soon XX – HOLIKO

Reruntuhan Ibu Kota Thailand SUKHOTHAI dan CHIANG RAI kota dengan julukan segitiga emas

Sukhothai Historical Park! Reruntuhan Ibu Kota

Negara seribu Pagoda ini memiliki banyak sekali kota yang dapat di kunjungi, setelah Ayutthaya kita melipir ke Sukhothai disini kita bisa mmengunjungi reruntuhan Candi peninggalan ibu kota Thailand pertama persisnya di komplek Sukhothai Historical Park!

Disini banyak sekali candi di komplek yang terpisah pisah menjadi beberapa bagian, dengan desain banyak terinspirasi dari budaya Sri Lanka dan Kamboja tempo dulu. Daerah ini memiliki luas sekitar 70 km persegi dan dibagi menjadi 5 zona hamparan taman taman yang sangat indah.

Di zona pusat, terdapat 21 kuil yang diselingi pemandangan kolam renang, kanal, pohon-pohon dan tanaman hijau lainnya. Daerah pusat memiliki luas 3 km persegi, sehingga bersepeda menjadi cara yang paling nyaman untuk berkeliling tapi kali ini saya karena bersama dengan rombongan kita pakai minibus untuk keliling.

minibus untuk hop hop tour tersedia di ointu masuk

Kuil terbesar di zona tengah adalah Wat Mahathat yang berseberangan dengan istana raja. Didirikan oleh raja pertama, kuil kerajaan ini sekarang terdiri dari sepuluh tempat ibadah, delapan pintu gerbang dengan patung, satu tempat berdoa yang besar dan 200 stupa kecil.

Sementara, kuil pusat dibangun pada 1345 untuk rumah dua relik Buddha yang dibawa dari Sri Langka oleh biksu Sisatta. Bangunan ini dikelilingi oleh delapan menara kecil yang dihiasi relief 111 biksu yang sedang berdoa dan disini meimiliki satu Buddha yang sedang berjalan.

Waktu yang terbaik untuk mengunjungi tempat wisata ini si saya sarankan di sore hari, pemandangan matahari tengelam a.k.a sunset akan menjadi daya tarik tersendiri, dan boleh saya bilang pemandangan sunset terbaik yang pernah saya lihat selama perjalanan saya di Thailand adalah ditempat ini.

Selain menjadi wisata sejarah, disini juga kita akan banyak bertemu dengan warga lokal yang menghabiskan waktu sore mereka dengan olahraga seperti lari sore, badminton, sepedahan dan juga ada beberapa yang bawa anak anak untuk sekedar bermain dan berlari lari juga dengan binatang kesayangan. Welll what quite beautiful afternoon in my opinion.

Untuk yang cuman mau stay semalam saja, saya rekomendasikan resort ciamik tempat dimana saya tinggal namanya legendha sukhothai, kamarnya otentik Thailand punya dan dekat dengan Historical Park ini, coba check saja link dibawah ini.

https://www.legendhasukhothai.com/

CHIANG RAI – Kota Dengan Julukan Segita Emas!

Kalau sudah ke Sukhothai sepertinya mubazir sekali dan agak tanggung kalau tidak mampir Chiang Rai hanya membutuhkan 3 jam berkendara kok – Yup kota satu ini dijuluki sebagai Segitiga Emas karena lokasinya berbatasan dengan 3 negara sekaligus yaitu Thailand, Myanmar dan Laos!

Di hari pertama saya boleh bilang kalau saya gak mau kemana mana, karena tour guide kali ini nginepin kita di hotel yang sangat amat THE BEST and i feel like i dun wanna go anywhere but stay only at the hotel. because this hotel is greeeeeeeeaaaaaatttttt!!!! kamar mandinya almost bisa buat senam pake gaya apa aja dan sangat asri guys pemandangnya persis di sebalah danau besar, check this link : https://www.thelegend-chiangrai.com/

Well di hari pertama kita jalan ke kampung paling otentik dan paling populer di Thailand yaitu “Salong Long Nect Hill Tribe” tiket masuk kesini sekitar 400 baht kalo gak salah yah sekitar 200 rban di rupiahkan. Di kampung ini kita akan sama sama lihat kehidupan masyarakat sekitar yang dimana mereka dikenal memiliki leher panjang dengan aksesoris kalung emas tinggi sekitar 20 s.d 50 cm dari pundak ke dagu untuk ibu ibunya.

Konon si katanya ini adalah saran dari para suami yang ingin melindungi istri istri mereka dari gigitan harimau, yang dimana harimau ini kan kebanyakan mengincar bagian leher dari korban. Mereka juga di sini jual hasil karya mereka seperti tenun, aksesoris dan juga lain lain, lucu lucu deh barang yang ditawarkan. jangan lupa bawa uang cash yah karena mereka belum menyediakan mesin EDC. duh!

Disini juga kamu bisa berdonasi dengan support pendidikan anak anak dan juga mereka akan bawa kita untuk ke satu tenda dan mereka akan perform untuk pengunjung, dengan harapan juga untuk mengumpulkan donasi bagi kelangsungan hidup mereka. saran saya si kalau kesini mending janjian sama traveller lain karena lumayan jauh masuk ke pedalaman dan harus menggunakan tuk tuk yang spesial dengan guidenya agar kamu dapat informasi dan tempat yang tepat termasuk tempat lunch yang enyaaak juga seperti makanan saya dibawah ini hehehehehe

Jalan jalan keliling disini gak lama kok hanya membutuhkan sekitar waktu 45 menit sampai satu jam saja bercengkrama dengan penduduk sekitar.

Lalu hari selanjutnya kita ke White Temple Chiang Rai – Candi atau Vihara tepatnya ini yang paling modern dengan Toilet TERMEWWWWWWWAHHHHHHHH!!!!

Di hari ketiga di Chiang Rai saya di buat terkagum kagum sambil geleng geleng kepala gak berenti berenti melihat keindahan WHITE TEMPLE CHIANG RAI. Wat Rong Khun, alias White Temple terletak di dekat Kota Chiang Rai, Provinsi Chiang Rai, Thailand. Vihara ini disebut-sebut sebagai yang terindah di dunia daaan saya sangat setuju!!!!

Bangunan asli Wat Rong Khun sudah ada sejak abad ke-10. Seniman lokal bernama Chalermchai kemudian ‘menyulapnya’ sedemikian rupa hingga akhirnya dibuka untuk wisatawan pada 1997. dan katanya nih yah Untuk membuat White Temple, Chalermchai (pembuatnya) menghabiskan dana sekitar 40 juta Baht (sekitar Rp 16 miliar) dari kantongnya sendiri, ck ck ck dipersilahkan di geleng gelengkan lagi kepalanya 🙂

Disini kamu diberikan dua pilihan cuman mau lihat lihat dari luar atau masuk kedalam kayak saya? sebenarnya si kalau mau di lihat dari luar pun sudha kelihatan semua si, karena di dalam tidak terlalu besar jadi berkeliling sekitar 15 menit sudah kelar. Belum lagi nih kalau ini rame kalian gak bisa lama lama ambil foto karena bakal ada yang teriakin petugas dari microphone gitu untuk MOVE FASTER buat pengunjung lain. Tiket masuk kesini hanya 100 baht saja sekitar 95rb.

Toilet Ter cantik dan Ter Megah mungkin yang pernah ada!

Di sini yang menarik adalah selain vihara nya sendiri adalah Toiletnya yang keren bangeeeeettttt!!!!!!!!!!!!!! welll sebenarnya si kalau boleh gw bilang selama gw traveling ke beberapa negara ASEAN emang di Thailand ini tergolong yang paling bersih Toiletnya. Tapi untuk yang satu ini beda guys!!!! seriously its blow my mind….. design emas yang mewah dan sangat mencolok dan menarik perhatian menjadi daya tarik tersendiri untuk toilet ini (lihat gambar dibawah).

haiyyooo lebih mirip apa bangunan di dambar di atas? bakal betah seharian deh nih kayakanya kalau ada toilet macam begini di Indonesia. Heheh cuman lupa make sure di dalam di kasih WIFI sama TV gak yah hehehehehehe

Summarynya untuk di Chiang rai ini lo butuh sekitar 2 malam 3 hari kemana aja nih saya buat list nya yah :

  1. Lihat kampung si Leher Panjang dan lihat kehiduoan tetangga sekitar yang unik
  2. Lo wajib keliling Mekong River (gak gw bahas disini) yang jadi pusat destinasi segitiga Emas
  3. White Temple diatas sambil melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnya sekligus menjadi kota penutup perjalanan di Thailand.

Panjang yah episode tulisan saya kali ini, mudah mudah berguna bagi kamu yang mau explore Thailand. Jangan kepikirannya Bangkok atau Phuket doank, ini kota kota yang wajib masuk bucket list kunjungan. Selamat merencanakan Liburan dan Keep Safe Everyone sampai ketemu di tulisan penutup saya tentang Kota Sexy Chiang Mai!

XOXO

Ayutthaya, daerah istimewa sarat kenangan dan edukasi Thailand!

Ayutthaya Historical Park Chinese side

Kali ini saya akan ulas tentang kota Ayutthaya dulu yah, jadi kota Ayutthaya ini adalah ibu kota kedua Siamese atau yang sekarang kita sudah kenal dengan Thailand setelah Sukothai dan menjadi Ibu Kota siamese selama lebih dari 400 tahun. Ayutthaya pernah menjadi salah satu kota yang di muliakan di Asia Tenggara loh guys, yang bisa kamu kunjungi disini rekomendasi saya ada 2 (dua) tempat yang pertama Bang Pa In Summer Palace dan yang kedua Wat Chai Wattanaram temple

Ayutthaya Historical Park
  1. Bang Pa In Summer Palace – Unesco World Heritage Site!

Ayutthaya Historical Park di resmikan sebagai UNESCO World Heritage Site dan letaknya persis di tengah kota Ayutthaya. Disini kamu bisa lihat warisan Isatana, Biara Biara, dan juga ada Tower bersejarah juga disini. Disini juga ada Bang Pa In Palace sebuah district yang terdiri dari beberapa gedung bersejarah lainnya di komplek ini semua memiliki keindahan keindahan tersendiri dan mewakili masing masing budaya dari timur hingga pengaruh desain arsitektur eropa. Komplek yang di kelilingi oleh hamparan danau yang indah nan panjang ini di dirikan oleh King Prasat Tong pada tahun 1632. Bang pa In Palace ini masih digunakan sebagai tempat singgah bagi keluarga kerajaan pada setiap musim panas sampai sekarang terutama untuk Sang Raja, jadi tidak heran kalau kondisi setiap gedung dan kebersihan di area ini masih sangat terjaga. Kalau kamu kesini jangan jangan lupa perhatikan drescodenya yah yang sopan tidak boleh bercelana pendek, minimal dibawah lutut dan baju tembus pandang dan singlet juga tidak diperbolehkan.

Bang Pa In Palace

Harga tiket masuknya sebesar 100 baht kurang lebih sekitar 50rb rupiah dan kalau gak mau kepanasan bisa sewa golf cart sejam harganya 400baht tapi disini cukup banyak tempat untuk berteduh kok tenang aja dan juga suasananya lumayan sepoy sepoy semriwing.

Walaupun istana ini dibuka dari jam 08.30 s.d 05.00pm tapi loket tiket di tutup hanya sampai jam 3 sore saja. Jarak dari kota Bangkok sekitar 60 kilometer atau 2.5 jam berkendara dengan mobil.

2. Chai Wattanaram Temple – Destinasi wajib bagi pecinta serial TV “Buppaesannivas (Destiny)”!

Tampak sampaing Chai Wattanaram Temple

Nahh buat kamu para pecinta serial TV “Buppaesannivas (Destiny)” yang sempat populer di pertengahan tahun 2018 di kalangan pecinta serial TV sinopsisnya sih kurang lebih seperi in “menceritakan tentang Kadesurang yang merupakan arkeolog gemuk berusia 25 tahun. Suatu hari dia menderita kecelakaan setelah bertemu hantu Karakade dan kembali ke masa lalu ke era Ayutthaya sekitar 300 tahun yang lalu” atau bagusnya googling aja deh takut spoiler. keren si serial TV nya wajib nonton. Yang membuat orang tertarik kesini yan salah satunya karena disini menjadi tempat shooting alias pengambilan gambar utamanya dan ketika gw sampai sini agak lebay si ini emang jadi ngebayang bayang flashback apa yang kita lihat dari serial TV nya.. haiyyyaaaa melow 🙂

https://www.tentangsinopsis.com/love-destiny/

Well well well karena saya salah satu fans serial ini jadi wajib hukumnya saya kesini ya guys. Kalo dari segi sejarah si konon katanya candi yang di buat memang agak mirip bahkan dijadikan sebagai mini replika dari the Angkor Temple di Kamboja dan di dirikan oleh “Raja Prasat Thong” sebagai hadiah dan juga mengenang jasa sang Ibunda (Ratu). Karena raja percaya bahwa tempat ini bisa menjadi tempat bagi sang Ratu dan beberapa anggota keluarga kerajaan yang lainnya juga untuk mendapatkan pencerminan pribadi yang nyaman dan mendapatkan ketenangan yang di inginkan. Gitu guys.

foto dengan sesama penggemar serial Buppaesannivas (Destiny),

Harga tiket masuk sini kamu perlu membayar 50 Baht yah per orang. untuk dresscode si disini tidak terlalu ketat seperti di Bang Pa In Palace masih casual sopan lah. Nahh kalo kamu pengen totalitas juga bisa sewa baju seperti mbak mbak yang ada di foto diatas ini guys, tidak jauh dari pintu masuk ada beberapa toko yang menyediakan penyewaan baju yang bisa kamu sewa, untuk harganya bermacam macam dimulai dari harga 70 Baht sampai dengan seterusnya.


Disini panas banget ya guys hampir tidak ada tempat untuk berteduh selain di pintu masuk dan ada pohon besar juga si di pojok sebelah kiri, jadi ya minimal kamu prepare deh bawa payung atau sunblock, yakali aja kan takut gosssong!

Ya kurang lebih segitu dulu gambarannya yah tentang dua destinasi wisata di kota Ayutthaya ini. Saya si saranin sehari aja berkunjung kesini sudah dapat 2 tujuan kok pagi ke Bang Pa In Palace sekitar 1.5 jaman lanjut ke Chai Wattanaram temple deh! cukup kok 🙂 Oiya untuk yang bingung mau stay dimana karena ini bukan kota yang besar banget kayak Bangok ini dibawah saya kasih link rekomendasi hotel atau apartment yang keren gila dan mungkin satu satunya yang baguuus…

KANTARY AYUTTHAYA : https:kantarycollection.com/kantaryhotel-ayutthaya/

Lobby Kantary Hotel Ayutthaya Thailand
Kamar Mewah Kantary Hotel Ayutthaya

Setelah dari kota ini saya akan lanjuuut ke kota berikutnya yaitu di Sukhothai!!! pantengin terus yah blog saya jangan lupa di follow buat yang berkenan hehehehehehe.

Terimakasih yang sudah sudi baca yah, ikuti terus perjalanan amatir saya di Thailand sampai habis, saya janji akan berikan informasi se detail detailnya. Kalau ada pertanyaan boleh komen dibawah artikel ini atau DM saja ke instagram saya di @jukitheamateur.

Bye for now!

Asiatique, tempat kuliner malam wajib coba di Bangkok

Day 1 – Kuliner Malam Ala Bangkok

Sawadhikhraab!!!!! saya kembali lagi nih sharing pengalaman malam keluyuran pertama di Bangkok Thailand. Kali ini saya mau share sedikit wisata kuliner malam yang wajib banget kamu coba saat kamu lagi jalan jalan di Bangkok, Thailand. ASIATIQUE

pintu depan ASIATIQUE

yup Asiatique ini adalah mirip kayak food bazar gitu atau kira kira kayak pasar malam versi modern ala Bangkok buat para pelancong jadi bukan cuman resto atau jajanan aja yang ada disini tapi ada juga fashion dan sarana bermain keluarga. Untuk tempatnya persis di sebelah danau Chao Phraya River (the biggest River in BKK – Katanya) atau lo bisa klik cari di map ini gampang banget nyari tempat ini. Untuk jam operasionalnya sekitar jam 17.00 s.d 23.30.

Kalau lo belum laper lo bisa selfi selfi, atau belanja oleh oleh dulu nih di sekitar banyak banget spot yang bikin kita ketagihan untuk foto atau lo juga bisa rental boat untuk jalan jalan dulu di sekitar sini. Oiya untuk beli oleh oleh mending kalau budget kita pas pas an jangan beli disini karena harganya gak agak mahal, tapi jujur koleksi barang barang disini yang dijual unik unik kok. terserah lo sih!

Setelah sekitar 1 jaman gw cari cari tempat selfi dan keliling keliling sambil pilih tempat makan yang cocok akhirnay gw menemukan tempat yang lumayan menarik perhatian dari sisi pengunjungnya yang ramai dan pilihan menu yang ramah lidah sepertinya. yup ada ayam bakaaaar! lebaaay… gw menyinggahkan hati ini allaaaah di Fire and Dine Spanish or Italian Restaurant yang membuat gw menarik masuk resto ini adalah petugasnya yang lagi manggang ayam dan dia sebegitu bersemangatnya up selling tapi sayang waiting list jadi gw harus menunggu katanya sekitar 30 menit sampai ayamnya matang. Ok well baiklah karena gembel gembel di perut ini juga sudah meronta ronta so saya keliling sebentar sambil cari souvenir and then balik lagi langsung deh duduk dan ayam bakar spesial dari restaurant ini siap di sajikan. check it out!

Ayam Bakar Saus Madu khas Fire & Dine

Oh masyallah, benar saja pantesan sampe waiting list ternyata memang ayam bakar ini one of kind rasanya mak nyuuuuuussss!!!!!!! gak sia sia nunggu sekitar 30 menit lebih ngantri, untuk harga setengah ekor ayam bakar ini sekitar 550 baht dan plus soft drink jadi total gw abis untuk makan malam di sini sekitar 600 baht atau sekitar 350rban kalo di rupiahkan heheheh yaudah si gpp kan yah kapan lagi mumpung. Tapi serius ini enak banget sebenarnya setengah ekor ini lumayan besar dan bisa untuk berdua loh, Jadi gak semahal mahal banget kan..?

Setelah makan malam saya kembali ke hotel kali ini gw tumben tidak terlalu tergantung dengan grab, karena setelah perjalanan pertama dan compare compare biaya ternyata lebih murah menggunakan taxy agro daripada grab. Tapi let me let u know one thing disini, walaupun di awal kita udah janjian nih di saat kita dipesenin taxy pake agro meter dan agronya udah nyala pun di Bangkok ini supir taxy nya mencoba memancing kita lewat obrolan untuk pake harga nembak misalnya dari Asiatique ke hotel ini kan kita belum tau berapa dia nyalain agro meternya nih trus dia nembak “ok… 200 baht yah” nahh kalo udah begini berarti asumsi argo meter kita dibawah angka itu jadi tetap aja kita yang harus kekeuh minta sesuai argo saja. Itu pun kita udah deket hotel mereka akan bilang “ok.. arrive your hotel and dun forget tips yah… 🙂 hahahahahah kalo begini semuanya diserahkan ke kalian deh mau kasih tips apa kagak. kalau gw si yah tergantung apakah nih supir taxy nya memang layak dapet tips atau kagak based on the way he drive me home carefully aja si… tapi so far mereka ramah ramah si walupun banyak dari mereka ga ngerti bahasa inggris dan gw cukup kwalahan karena mereka ngajak ngobrol terus dan dikiranya gw ini orang THAILAND! padahal gw udah bilang “I am not THAI” tetap aja mereka pake bahasa mereka but actually that was very funny daaaann gw suka si sama warna taxy taxy disini colorfull ada Pink, kuning, merah, ijo, biru hehehehe…

Ini tambahan aja si buat lo yang suka berpetualang dan gak suka ringkas naik taxy ini gw kasih option dari pusat kota untuk sampe kesini :

Asiatique The Riverfront
Alamat: 2194 Charoenkrung Road, Wat Prayakrai, Bangkoleam, Bangkok
Telpon: +66 2 108 4488
Jam Buka: 17.00-23.30
Website: thaiasiatique.com

Transportasi: Paling mudah naik taxi, atau naik BTS ke Saphan Taksin Station dan lanjut naik shuttle boat gratis Asiatique dari Central/Sathorn Pier yang lokasinya di bawah stasiun BTS.

Bhaiklah itu saja yang bisa saya share mengenai kuliner malam ASIATIQUE di Bangkok, Thailand. Dengan obrolan panjang hanya untuk sharing makan malam pertama gw di Thailand berakhirlah pula pengembaraan gw d hari pertama di Bangkok, besok rencananya pindah hotel ke CENTURY PARK HOTEL BANGKOK. ikutin terus yah karena ini masih bersambung (buat yang masih sudi membaca, hiks). Yang mau komen atau sharing dipersilahkan. Kob Kun Krub!

XOXO

Wat Po dan Istana Grand Palace – Candi, Kuil dan Istana Tercantik Di Bangkok, Thailand

Panorama Wat Po

Day 2 – Sa – Wat – Dee – Krab!

Yup kurang lebih seperti itu yang tour leader kita ajarkan pada pagi hari ini. Hari ini saya check in di CENTURY PARK HOTEL Bangkok. Saya memilih hotel ini untuk hari kedua ini karena hari ini saya harus ikut tour yang dimana meeting point nya adalah di lobby hotel ini, sekilas sedikit tentang hotel ini adalah satu hotel yang menurut gw cukup strategis dan banyak sekali tempat makan dan dilengkapi beberapa 711 store (Thailand ini adalah negara dengann jumalah toko 711 terbesar kedua setelah tokyo, kalau dikita si indomart) hehe. Dan yang paling penting buat gw si muslim friendly lokasinya karena setelah gw check di sekitar juga banyak pilihan musholla dan masjid, jadi saya bisa dengan mudah untuk menunaikan ibadah kapan saja.

Tampak depan Hotel Century Park Bangkok
Lobby Century Park Hotel Bangkok

Ini hotel bisa menjadi pilihan lo ketika lo lagi cari hotel yang ciamik dengan harga yang sebenarnya tidak terlalu membuat kantong lo bolong. saran saya pilih lantai yang tinggi tinggi agar lo bisa dapet view kota bangkok yang maximal.

Bhaiklah cuuus jam 08.00 selesai breakfast gw harus bersiap bersama dengan rombongan ada sekitar 14 orang kita menuju ke Wat Po, ini adalah salah satu candi di Bangkok yang katanya nih menjadi sekolah pertama bagi penduduk disini di jaman dahulu kala. Di dalam sini lo akan liat Patung Golden Reclining Buddha yang memiliki panjang sekitar 150 kaki panjang dan 45 kaki tinggi.

Golden Reclining Buddha

Untuk tiket masuknya sendiri nih guys disini itu sekitar 220 baht yaitu sekitar 95rban, lo bayar di depan dan sudah mendapatkan free mineral water botol sedang. Dresscode juga lo harus perhatikan yah karena ini tempat kan salah satu tempat yang masih aktif untuk tempat ibadah kita tidak diperkenankan untuk memakai tanktop, singlet, celana sobek sobek, legging dan sepatu harus selalu lo lepas kalau lo masuk tempat ibadahnya ini lo harus lepas sepatu. Untuk celana pendek si so far masih diperbolehkan tapi tidak boleh terlalu pendek ya di atas lutut lah yah sedikit. Gw saranin si karena suhu di Bangkok ini lumayan panas mending lo olesin deh tu muka and bagian tubuh lainnya yang terpapar sinar matahari pake sun block yang ada SPF biar gak gosong or pake sunblock yang spf 50++ cukup lah atau pakai topi better.

Aturan berfoto foto ria juga disini lo harus aware sama sign di sekitar jadi tidak semua patung buddha disini lo bisa se enak udel aja di foto, ada yang boleh dan ada yang tidak boleh, so please be smart traveller ya guys!

Oh iya sebelum sampai ke Wat Po lo jangan lupa lirik lirik sekitar karena jalanan Bangkok ini menurut gw sangat memanjakan mata lewat ke exotikan tata kota dan susana jalanan kanan kiri kita sempat lewat pecinan dan yang paling penting kita diajak mampir dulu ke flower market. Kita di ajak untuk melihat macam macam bunga khas ala ala Thailand dan macam2 tumbuh2an lainnya. Untuk kita sendiri akhirnya kita mencoba untuk membeli satu paket Bunga Lotus yang nantinya ketika sampai di Wat Po bisa kita berikan ke Buddha sebagai simbol respek dan toleransi.

Wat Po Buddha Parade

Pokoknya ini Wat Po ini adalah destinasi utama dan yang wajib banget lo kunjungi ketika di Bangkok ya guys karena ini adalah candi paling populer dan menjadi top 5 temple in the world versi trip advisor.

Setelah dari Wat Po kita lanjuuuut ke destinasi kedua yang gak kalah yahud dari Wat Po dan jaraknay pun tidak terlalu jauh sekitar 20 menitan, kali ini saya kan mencoba untuk tengokin istana Grand Palace Bangkok yang katanya super duper megah!

Pintu Masuk Depan Istana Grand Palace
bangunan bagian belakang Grand Palace

Istana ini ya sumpah yah kalau boleh gw bilang adalah Istana negara paling keren yang pernah ada, di dirikan dari tahun 1782 konon katanya di jaman raja Rama yang pertama di sisi sisinya di kelilingi tembok putih besar sepanjang kira kira 1.9 kilometer dan berdiri di lahan tanah seluas 218.400 meter, nahh tuhh…

Untuk masuk kesini lo harus rogoh kocek sebesar 500 baht atau sekitar 220ribu rupiah memang si agak sedikit mahal tapi dijamin ini mata lo gak berhenti di buat mangap!

Masuk kesini lumayan ketat ya guys, secara kan ini adalah salah satu istana yang masih aktif dan menajdi tempat tinggal raja. Apalagi di musim covid 19 virus ini di saat tulisan saya ini di publikasikan kurang lebih penjagaannya seperti ini :

  1. Lo harus sama guide profesional – dan guide pro akan di check dulu di pintu depan bagian luar licence nya
  2. lo beli tiket dan harus antri untuk check suhu badan menggunakan termo gun
  3. setelah lolos dari thermo gun lo juga akan lewat ke body scanner juga untuk check kondisin badan fit atau tidak.
  4. Jika lo kedapatan tidak FIT lo akan disuruh melipir ke pinggir untuk di periksa lebih lanjut atau bahkan tidak diperbolehkan masuk sama sekali – Bukan nakut nakutin yah tapi ini faktanya yang gw alami

Jadi positif thinking aja dan minum banyak air putih, untuk jadwal bukanya sendiri si sebetulnya buka tiap hari tapi lo juga harus rajin rajin browsing jangan sampai pas lo datang kesini tuh momennya gak pas, misal disini lagi ada upacara keagamaaan trus lagi ada acara keluarga anggota kerajaan dan lain lain. nah otomatis pasti Grand palace ini akan tutup untuk umum guys.

Untuk dresscodenya sendiri sama seperti di Wat Po pakaian sopan no tembus pandang, no rok mini, no singlet, no kaos ketat, cuman ada tambahan benar benar disini harus pakai celana panjang kalau lo kebetulan masih pakai celana pendek atau rok mini ada kok yang jual celana panjang di toko toko di depan pintu masuk ya kayak model model Elephant Pants gitu dijual dengan seharga 100 baht atau sekitar 50rb.

Berwisata ke Grand Palace kita juga bisa sekalian pergi ke Wat Phra Kaew

Biasa disebut juga dengan Temple of The Emerald Buddha. Untuk tiket masuk yang udah gw jelasin di atas sudah termasuk tiket terusan kesini ya guys.

Kuil ini merupakan salah satu kuil paling suci di Thailand. Dinding-dindingnya dihiasi lukisan mural tentang peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha, seperti saat kelahiran, kematian, dan pencerahan. Patung Emerald Buddha memiliki tiga pakaian berbeda untuk setiap musim yang terbuat dari emas dan hanya boleh diganti oleh Raja atau Putera Mahkota. Dua pakaian dibuat oleh Raja Rama I. Satu untuk musim panas dan satu untuk musim hujan. Satu pakaian dibuat oleh Raja Rama III untuk musim din gin. nahh pas gw datang yang lagi panas panasanya ini katanya si termasuk musim dingin tapi sayang sekali tidak boleh ambil foto di dalam.

lokasi persisnya ada di dalam gedung dibawah ini nih… keren banget di dalam ck ck ck ck

Sebenarnya si yang membuat gw tertarik berkunjung ke candi candi di istana ini adalah banyak sekali kisah sejarah dan cerita yang masih related sama sejarah indonesia, kayak gambar diatas ini patung patung yang mereka sebut patung garuda, yang dinmana kita juga punya Garuda sebagai salah satu simbol Pancasila kita dan baik Thailand ataupun Indonesia memiliki kesamaan lambang di passpor kita yaitu ada gambar burung Garuda.

Terus kayak patung buddha di gambar dibawah ini juga menurut versi mereka adalah patung pemberian dari kerajaan di Jawa persisinya sekitar daerah Candi Borobudur (orang Thai bilangnya dari Jawi bukan Jawa) yang dimana dipercaya oleh masyarakat Thailand saat ini dapat melindungi mereka dari bahaya musibah petir dan gempa bumi, waaah bangga sekali yah kita. Ini dia foto patungnya! tapi sayangnya yang dipajang disini hanaya replikanya saja, yang aslinya masih tersimpan sempurna dan di sucikan di Museum Negara.

Replika Patung Buddha pemberian dari Kerajaan Buddha Di Jawa

Gitu deh kurang lebih karena saking gedenya dan kerennya istana ini guys udah gak berasa jalan sudah keliling sekitar 4 jaman. tapi jujur ini layak banget untuk lo datengin, top top top markotop..

dari fotonya pasti di antara kalian udah gak sabar yah pengen menginjakaan kaki di Istana ciamik dan supermegah ini. Ayok luangkan waktu setelah susana kondusif ditengah isu isu Corona ini reda, jadi sebelum semuanya kembali normal lo bisa nabung dulu untuk bisa jalan jalan kesini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang halal oleh Tuhan YME agar bisa menikmati indahnya dunia di dalam perbedaan ini. Kalau yang sudha kesini setelah tulisan ini janagn lupa share pengalaman kalian juga yah boleh komen atau tag saya di instgram @jukitheamateur atau mention twitter saya di @likoismail89.

Selamat merencanakan linburan dan selalu tampilkan senyum positif!

XOXO

Amazing Grand Palace

Catatan Travel Juki – Eastin Thana Golf Resort Bangkok

DAY 1 – Bangkok

Hai teman teman semuanya kali ini saya akan berbagi pengalaman perjalanan amatir saya ke Thailand kurang lebih sekitar 6 malam rencana saya akan stay disana. Diperjalanan saya kali ini saya berangkat dari bandara Soetta menggunakan maskapai Thai Lion yang dimana salah satu maskapai yang memiliki penerbangan langsung dari JKT ke BKK. Kurang lebih ada sekitar 2 sampai 3 jadwal penerbangan dari Jakarta ke Bangkok menggunakan maskapai ini setiap harinya, saya mengambil penerbangan pagi sekitar jam 06.00 untuk sampai di Bangkok dibutuhkan sekitar 4 jam perjalanan non transit jadi sampai Bangkok sekitar jam 10.00. Perjalanan maskapai Thai Lion berjalan mulus tanpa kendala kecuali perut keroncongan, well karena ini adalah maskapai ekonomi jadi gw tenteng semua barang bawaan dan no bagasi begitu pula dengan pilihan makanan juga selama 4 jam saya harus bela belain perut keroncongan karena harga menu di pesawat ini cukup mahal yah (Hemat – RED), Thai Lion akan mengantarkan kita dari Bandara Soetta to DMK Airport (baca : all maskapai berbiaya hemat turun di DMK airport ya).

Sesampainya di DMK airport, damn saya lupa setting roaming paket data seluler alhasil saya harus beli provider lokal, untuk membeli provider lokal saya sarankan keliling dulu di sekitar untuk melihat penawaran terbaik dan tentunya belinya harus pakai uang baht ya guys. Saya tidak sarankan kita tukar uang baht di bandara ini karena rate nya selangit jadi saya sarankan kalian hitung dulu kira kira pengeluran kalian berapa selama kalian di Thailand dan kalo sudah di tentukan saya sarankan untuk ambil uang di ATM yang berlogo master atau visa (di atm sini atm lokal atau GPN belum bisa tarik tunai, dan mereka masih belum terima penukaran uang rupiah ya guys). Biaya sekali penarikan di ATM Thailand ini sekitar 220 Baht sekali tarik sekitar Rp. 95rb berapapun jumlah uang baht yang kita tarik jadi sarankan langsung tarik aja perkirakan agar tidak bengkak biaya administrasi atm sini.

Beberapa uang baht yang saya tarik dari atm setelah pembelian kartu seluler lokal

Setelah semua paket data sudah di setting dan sudah ada uang baht di tangan saya siap untuk melakukan pemesanan grab ke hotel yang sudah saya booking jauh jauh hari dan setelah saya check ternyata hotel yang saya pesan terlalu jauh dari DMK airport dan entah kenapa aplikasi tidak mau loading harga karena jaraknya terlalu jauh, justru lebih dekat dengan Bandara Suvharbhumi (Bandara satunya, ini kalau gak salah tulis ya) maafkeun. Jadi baiklah saya pesan taxi saja dari airport ini menuju hotel Eastin Thana Golf City Resort Bangkok dari DMK ternyata membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan total biaya argo taxi sekitar 650baht itu juga jalanan sepi tau lah yah turis di Bangkok lagi mendayu selama musim Covid 19 ini. Oh iya di Bangkok ini yah gw gak ngerti di argo tertulis 650 Baht tapi gw kasih 700 baht dan driver nya gak ada inisiatif ngasih kembalian donk padahal biaya toll udah gw bayar terpisah. embuh lah, amal lah ya di hari pertama duit masih banyak! – Jijik Syooombong!

Suasana Lobby
Resort Tampak Depan

Sesampainya di hotel or resort ini check in berjalan mulus dan tanpa terkendala satu apapun, dari lobby ke kamar saya diantar menggunakan Golf Car dan berasa banget disini kita diantar layaknya anak sultan hihihihi.

Suasana kolam renang saat matahari terbenam

Resort ini menyediakan fasilitas yang sangat kumplit plit plit plit, kalian sebutin aja fasilitas yang pengen kalian dapat dalam satu hotel or resort di resort ini semuanya ada. Lokasinya juga bagus buat kamu yang baru turun dari Bandara Suvharbhumi atau mau berangkat dari bandara nomor satu di Bangkok ini. Dan yang mengejutkannya lagi harga per malam di hotel ini tidak terlalu mahal lo guys. hanya sekisaran 600rban dan fasilitas yang lo dapetin udah layaknya bintang 5. Ukuran kamar yang besar, pemandangan dari kamar yang luas menghadap ke hantaran hijau lapangan golf, kolam renang yang luas dan makanan pun tergolong murah. bayangkan harga untuk satu porsi tom yum gong plus nasi aja hanya sekitar 110baht hanya kurang dari 50rb rupiah.

Tom Yunm Gong ala Eastin Thana

Sarapan di resort ini juga tergolong memiliki variasi yang sangat banyak tapi karena gw bukan tipe pelahap sarapan yang menarik disini adalah pancake dan waflenya yang self service alias lo cetak sendiri jadi lo tinggal pantengin waffle makernya dan lo tinggal pilih ukuran pancakenya, kalau kayak gini udah pasti dong fresh punya dan masih hangat. Di saat breakfast ini lo akan ditemani suara riuh renyah susana burung burung dan pesawat take off menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Sarapan pagi ala saya

Sayangnya gw tidak punya foto kamar dari hotel ini tapi ini hotel atau resort atau apalah ini wajib lo coba kalau lo lagi cari hotel yang mewah tenang dan lagi tidak terlalu mahal di area yang tidak terlalu jauh dari airport Suvharbhumi (airport khusus untuk airplane berbiaya menengah – RED). oke good or badnya yah sebagai berikut :

Good : Kamar Luas, pemandangan bagus, Fasilitas komplit, harga sedang, sarapan kumplit

Bad : buat yang males jalan restoran untuk sarapan agak terlalu jauh, di kamar sendal harus minta

Oke deh segitu aja review nya mengenai hotel ini yah, lanjut saya rencana cus ke Asiatique buat nyobain tempat diner yang katanya si lagi heitss dikunjungi para wisatawan kalau ke Bangkok dan jadi List wajib wisata malam Bangkok!

Oke deh bersambuung dulu ya……!!! jangan lupa yang mau komen dipersilahkan dan share pengalaman kalian juga!

KOHVI! Tempat Ngopi Kekinian di Jantung Kota Tanjung Pandan!

pilihan menu beragam ala kohvi

Belitung : Sore minggu syahdu kali ini saya mau membahas tentang salah satu kafe yang sedang heits nih di Belitung. Yup namanya KOHVI! Cafe, kafe ini menyajikan banyak sekali pilihan minuman yang menurut saya menarik dan kekinian mayoritas minuman minuman yang di sajikan di sini adalah kopi yang di modifikasi sedemikian rupa dari mulai signature sampai dengan minuman aneka rasa.

Bukan menikmati kopi asli kalau tidak mencoba apa yang menjadi ciri khas atau andalan kafe ini, yah betul sekali saya mencoba yang Signature Coffee dan benar saja kopi yang satu ini benar benar berbeda dari kopi belitung lainnya. Rasa kopi nya yang pekat dan campuran creamcheese membuat rasa kopi ini semakin berbeda dari yang lain. Rasa pahit dan wangi kopinya pas sekali di lidah dan porsinya pas. Buat yang tidak terlalu suka kopi disarankan memilih menu yang ada campuran rasa rasa lain karena untuk kopi signature ini disajikan sepertinya benar benar hanya untuk pecinta kopi. Rasanya seperti americano dan dibubuhkan dengan creamcheese yang pekat dan no gula. bagi yang mau tambah gula jangan lupa minta sama mbaknya yah, karena mereka tidak otomatis memberikan tambahan gula.

Signature Kopi

Selain kopi tempat ini juga menyajikan aneka pancake dan waffle. wafflenya lumayan lembut dan banyak pilihan tapi entah kenapa membutuhkan waktu agak lama untuk membuat menu satu ini sekitar 15 s.d 20 menit. mungkin saat itu memang sedang ramai sekali,  secara baru buka beberapa hari yah. disarankan untuk memesan pas kita awal masuk ke kafe ini dikasir.

waffle oreo

Kafe ini boleh dibilang tidak terlalu besar tapi lumayan cozy lah, dekor warna yang instagramable dan belum pernah ada dibelitung lumayan buat hunting koleksi tambahan foto di feed sosial media kamu. check it out

susana kafe

Harga : untuk harga tidak terlalu mahal tapi tidak bisa dibilang mutah juga si. untuk kopi dibandrol dari harga 25rb sampai dengan 45rb. dan untuk waffle pancake dan ice cream juga sama sekitaran harga sperti itu. secara keseluruhan pengalaman makan dan minum ditempat ini saya bisa katakan lumayan lah.. coba tempatnya tidak terlalu ramai ini pantas dijadikan tempat untuk sambil kerja dan main laptop sambil ngopi. untuk nilainya sendiri ya boleh lah saya kasih nilai 7.8 secara keseluruhan. segitu aja si ulasan saya tentang tempat ini, yuk buat yang masih penasaran cus coba tempatnya cuman beberapa langkah dari monumen satam square Tanjung Pandan Belitung.

Terimakasih banyan bagi yang sudah baca ulasan saya, saran komen dan masukan dipersilahkan! XOXO

Design a site like this with WordPress.com
Get started