Yup, horray…… ini tulisan saya pertama setelah sekian menit selesai halaman memperkanalkan diri. Disini saya akan cerita sepanjang panjangnya buat yang ngerasa ini kepanjang dan sesingkat singkatnya karena saya ingin terlihat singkat saja biar dapet ya guys klimaknya lebih cepat.
Disini saya akan cerita pengalaman saya buat passpor untuk pertama kalinya, pokonya no calo no orang dalem hanya urus sendiri check it out :
Tepatnya di sutu waktu bagian Cirebon saya rencana ingin keluar negeri yah waktu itu sekitar tahun 2016 lupa persis bulannya saya rencana buat passpor, alhasil saya browsing donk yah cara caranya di website dan apa apa saja yang harus disiapkan dengan cermat saya lihat satu satu persyaratan dari situs official imigrasi di kota saya (cirebon – RED) menurut situs itu saya harus siapkan : KK, KTP, Akta Lahir / Ijazah semua dibawa aslinya dan difoto kopi masing masing dua lembar. Dan saya bawalah itu semua yah ke kantor imigrasi untuk menjadi persyaratan (waktu itu belum ada antrian online aplikasi). saya lihat jam operasional imigrasi di situs mereka buka jam 08.00 to 14.00 alhasil datanglah saya diantara jam segitu (sekitar jam 10an) and you know what? “eiuww sok ke inggris2an” situasi imigrasi sepi no antrian di luar dengan pedenya saya yang diantar sama bokap waktu itu itu nyelonong aja mau masuk dan Hopppp!!!! di stop oleh security dan pembicaraan singkat pun terjadi :
security : “mau kemana mas?”
saya : “mau buat passpor pak!”
security : “aduh gak bisa lagi antriannya udah abis” “kalau mau kesini ngantri dari subuh ya mas” – dalam hati saya bilang kok bisa…. eng ing eng
dan saya pun pulang dan besoknya meluncur karena memang lagi cuti subuh subuh sudah di Imigrasi dan nyatanya bussseeeettt peminat pembuat paspor di Cirebon ini buaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget saya datang jam set 6 aja udah kayak ular python antriannya. Singkat cerita tetap nomor antrian baru bisa dibagikan jam 7.30 dan saya dapat nomor antrian untuk ke esokan harinya karena sudah lebih dari quota! waw!
oke nih Hari udah hari ketiga yah saya ke imigrasi karena sudah dapet nomor antrian saya bisa datang agak siang sekitar jam 7.30 so saya langsung menuju ke lokasi pemeriksaan dokumen dan disitu dilihat kelengkapan dokumen saya yah (KK, KTP, AKTA dll) dan ternyata saya tidak lolos seleksi data whatttttt????? syeeedih ternyata salah satu dokumen saya ada yang namanya tidak sama contoh DI ktP saya tertulis “A. JUKI” dan di Akta “Abdul JUKI” secara otomatis saya disuruh pulang dulu dan urus ke capil untuk make sure semua data sama tanpa terkecuali. wew… cuti 3 hari saya percuma dan alhasil saya mengurungkan niat membuat passpor di kota kelahiran saya dan berencana melanjutkan membuat di kota saya bekerja “Belitung” sambil nunggu pembetulan nama saya harus di samakan dengan ke 3 dokumen tersebut!
Belitung : setelah beberapa bulan berlalu akhirnya saya browsing kembali cara buat passpor terbaru di belitung.. dapatlah informasi bahwa untuk mendapatkan nomor antrian pembuatan passpor sudah bisa dilakukan online melalui android, namanya “antrian passpor” ini sangat memudahkan sekali buat kita yang bekerja, kita tinggal sign up dan ikuti tata caranya dan pilih tanggal dan waktu kita akan datang ke imigrasi untuk buat passpor.
setelah semua perlengkapan sudah sama dan sudah dikirimkan oleh keluarga saya dari cirebon akhirnya saya coba lagi apply untuk buat passpor terbaru dengan persyaratan lebih matang saya siapkan. kurang lebih yang saya siapkan adalah : KTP, KK, Akta, Ijazah, dan Surat Keteranngan kerja dari Perusahaan yang menyatakan bahwa kita adalah karyawan dari perusahaan tersebut dan ingin pergi ke luar negeri hanya untuk tujuan wisata! dan oiya untuk akta dan ijazah hanya pilih salah satu saja yah.
ternyata benar tidak butuh lama ternyata pas sampai imigrasi ternyata prosenya cepat sekali, tunjukan nomor antrian dari aplikasi lalu mereka akan cehck semua syarat administrasi tadi dan meminta kita untuk mengisi form yang telah disediakan dan jangan lupa bawa materai 6rb 2 lembar yah. Kurang lebih setelah semua data lengkap dan cocok satu dan yang lainnya, langsung deh tunggu untuk sesi interview,, ya oooloh ini jauh lebih mudah dan lebih cepat dari pengalaman saya pertama kali di kota kelahiran saya. Alrite setelah sesi interview dan segala macamnya yang sangat administratif sama kayak kita bikin KTP paling cuman ditanya mau kemana, mau ngapain tipsnya si jawab jujur dan jangan tegang ajah, saya yakin pasti lolos.
setelah selesai sesi interview saya langsung di arahkan ke pembayaran di kasir. kalau kita gak bawa cash mereka menyediakan edc dan juga kita bisa bayar by transfer ke akun mereka dan juga bisa membayar biaya pembuatan passpor di Kantor Pos terdekat paling lambat seminggu setelah jadwal interview. pokoknya kesannya beda sekali proses di belitung dan di Cirebon. Di belitrung ini sepi beneran sepi yang buat passpor tapi di Cirebon ini benar benar kita harus datang dari Subuh karena yang antri buat passpor ini udah kayak orang antri sembako ampuuun deh… amsyiiionggg. hal ini juga mungkin terjadi di beberapa kota besar lainnya.
Dan benar saja setelah pembayaran terkonfirmasi saya datang kembali kurang dari seminggu passpor saya sudah bisa di ambil dikartor imigrasi. #semudahitubuat passpor. untuk biaya pembuatan passpornya sendiri hanya 350.000 untuk yang 48 halaman – untuk info lebih lanjutnya bisa klik di tautan imigrasi.go.id
okelah seperti itu pengalaman saya buat paspor di dua tempat yang berbeda.. semoga dapat membantu bagi semua yang masih amatir seperti saya.

